Dadang Iskandar

jurry

DADANG ISKANDAR, Drs., MM

Personal Information

NIP/ NIDN            : 90510014-1/ 0427035101

email                    :dadang.iskandar1@gmail.com

HP                         : 0811-2227-740

Google Scholar     :dadangiskandar@telkomuniversity.ac.id

Educational Background  

  • MM (Institut Manajemen Telkom)

Research Area

Start Up and Small Business Development

Pada bulan Maret 2016, beliau pensiun sebagai Dosen tetap FB, namun tetap terus mengajar menyemangati anak muda untuk terus berkarya

Puspita Wulansari

jurry

PUSPITA WULANSARI SP., MM

Personal Information

NIP/ NIDN                  : 01770257-1/ 0402057702

email                           :i_am_pipit@yahoo.com

hp                                : 0812-2346-211

Google Scholar            :puspitawulansari@telkomuniversity.ac.id

Research Area

Human Capital and Talent Development:Talent Management, Performance Management

Publication

Research and Grants

  1. Puspita Wulansari, Arif Partono Prasetio. Penelitian Dana Internal 2015. Pengaruh Konflik Kerja Keluarga (work interfere family and family interfere work) dan Kepuasan Kerja terhadap Komitmen Karyawan pada Perusahaan.
  2. Arif Partono Prasetio, Puspita Wulansari, Dodie Tricahyono. Penelitian Dana Internal 2015. Pengaruh Kepuasan Kerja dan Komitmen Afektif Karyawan terhadap Tingkat Organization Citizenship Behavior pada Bank XYZ (dalam proses).

Mediany Kriseka Putri

jurry

MEDIANY KRISEKA PUTRI  SKG., MBA

Personal Information

NIP/ NIDN             :14811511-1/ 0404058106

email                     :mediany.kris@gmail.com

Google.scholar      :medianykep@telkomuniversity.ac.id

hp                          : 0877-2203-7504

Publication

The Learning Center for Excellence Creativity, Entrepreneurship, and Leadership (ExCEL) in Higher Education: A Conceptual Model

 

Research Area

Start Up and Small Business Development: Corporate Entrepreneurship, Entrepreneurial Competencies, Entrepreneurial Psychology

Risris Rismayani

jurry

RISRIS RISMAYANI S.MB., S.Pd., MM

Personal Information

NIP/ NIDN           :14821571-2/ 0401028201

email                    : risrisrismayani@gmail.com

HP                         : 0811-2209-500

Google Scholar     : Risris.telkomuniversity@gmail.com

Educational Background    

– MM. (Telkom UNiversity)

– SMB.  (Telkom Unversity)

– SPd. (Universitas Pendidikan Indonesia)

Professional Experience  

Analyst Education Planning at Directorate Higher Education YPT

Books

  • Highlight Anatomi dan Dinamika Industri Semen Indonesia, CV Alfabeta 2013
  • Managing Product Portfolio, Dinamika Komunika, 2013
  • Business Plan, 2016

Jurry Hatammimi

jurry

JURRY HATAMMIMI S.E., M.M.

Personal Information

NIP/ NIDN            : 10780567-1/ 0404067805

HP                         : 0811-111-992

email                     : jurryhatammimi@gmail.com

Educational Background  

  • MM (Institut Teknologi Bandung)
  • SE (Universitas Padjadjaran)

Research Area

Start Up and Small Business Development: Creative Thinking, Technopreneurship

Publication

  • The Relation of Social Media Understanding to Way of Starting Business
  • Analysis of Business Plan Online Applications Features as Entrepreneurship Development Strategy
  • Pemahaman Terhadap Mata Kuliah Entrepreneurship Dan Kaitannya Dengan Keinginan Memulai Bisnis
  • Website Speedy Parahyangan sebagai Bentuk Communitization dan Pengaruhnya Terhadap Loyalitas Pelanggan Telkom Speedy di Jawa Barat
  • Selection the way to start business based on social media features
  • The Potential Customer Duration/Visit Characteristic Based on Traffic Source in a Service Provider Web Site

ComService: Membangun Karakter Kewirausahaan Pada Siswa/I Jenjang Pendidikan Sekolah Menengah Panti Asuhan Anak Shaleh Di Kota Bandung

IMG_3815

Panti Asuhan Anak Shaleh adalah suatu lembaga pelayanan sosial yang berdiri pada tanggal 24 Maret 1999 dan berada dalam naungan Yayasan Anak Shaleh.Lembaga ini merupakan lembaga yang bergerak di bidang sosial, keagamaan dan pendidikan, dengan visi terwujudnya insan yang mulia melalui pembinaan, pendidikan dan penyantunan, serta berusaha membantu pemerintah dalam pengentasan kemiskinan. Jumlah seluruh anak yang ada dalam panti asuhan ini adalah 82 anak, yang berasal dari kota Bandung dan beberapa daerah lainnya di Jawa Barat. Program utama panti asuhan adalah pendidikan dan pembinaan.Untuk itu, semua anak asuh berstatus pelajar.Baik itu di tingkat SD, SLTP dan juga SMA/SMK.

Dengan mengacu pada fakta bahwa mayoritas pengangguran terbuka adalah lulusan SMA dan SMK, maka Tim Dosen dan mahasiswa dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Telkom berinisiatif untuk melaksanakan pengabdian masyarakat dalam wujud pemberian pengetahuan tentang pola pikir berbasis bidang ilmu kewirausahaan untuk merintis usaha. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada bulan Januari 2016 dengan jadwal pertemuan 1 kali dalam seminggu, dengan total pertemuan sebanyak 3 kali. Dengan upaya inisiatif ini, maka diharapkan para siswa/i jenjang pendidikan SMA/SMK di Panti Asuhan Anak Shaleh dapat menambah bekal keahlian kehidupan atau life skill untuk masa depan yang lebih baik.

Tim Dosen pelaksanakan pengabdian masyarakat di lingkungan Panti Asuhan Anak Shaleh dengan tujuan sebagai berikut:

  1. Menumbuhkan pola pikir kewirausahaan pada siswa/i SMA dan SMK.
  2. Menyelenggarakan pembelajaran kepada siswa/i SMA dan SMK yang berbasis nilai-nilai bidang ilmu kewirausahaan.
  3. Membantu siswa/i SMA dan SMK untuk mengidentifikasi peluang rintisan usaha yang realistis.

Pengabdian kepada masyarakat di lingkungan Panti Asuhan Anak Shaleh ini dilaksanakan dalam tiga bentuk yaitu:

  1. Pemberian pengetahuan tentang pola pikir berbasis bidang ilmu kewirausahaan
  2. Pemberian contoh-contoh kasus nyata keseharian melalui tayangan video dilanjutkan dengan diskusi interaktif
  3. Pemberian latihan mengidentifikasi rintisan usaha yang realistis

Adapun waktu yang akan dialokasikan untuk melaksanakan tiga bentuk kegiatan tersebut adalah mulai pukul 09.00 s/d 13.00 dalam kurun waktu minggu ke-3, ke-4 dan ke-5, dengan jadwal pertemuan 1 hari dalam seminggu.

Mei 2016
Minggu ke-3

(Periode tgl. 11 s/d 15)

Pemberian pengetahuan tentang pola pikir berbasis ilmu kewirausahaan
Minggu ke-4

(Periode tgl. 18 s/d 23)

Pemberian contoh-contoh kasus nyata keseharian melalui tayangan video dilanjutkan dengan diskusi interaktif
Minggu ke-3

(Periode tgl. 25 s/d 30)

Pemberian latihan mengidentifikasi rintisan usaha yang realistis

RINGKASAN MATERI

MATERI: POLA PIKIR BERBASIS ILMU KEWIRAUSAHAAN

 

Kemana Anda setelah kuliah?? Pertanyaan ini sekilas singkat, namun berdasarkan risetyang dilakukan oleh Asnadi (2005) terhadap 5 perguruan tinggi negeri di Indonesia ditemukan bahwa hampir 75 persen responden (mahasiswa) tidak memiliki rencana yang jelas setelah lulus. Hal ini tidaklah mengherankan jika setiap tahunnya akan selalu muncul pengangguran terdidik di Indonesia yang angkanya semakin membludak. Sakernas (2010) mengemukakan fenomena ironis yang muncul di dunia pendidikan Indonesia dimana semakin tinggi pendidikan seseorang, probabilitas atau kemungkinan menjadi pengangguran semakin tinggi.

Salah satu upaya dalam mengurangi tingkat pengangguran terdidik di Indonesia adalah dengan menciptakan lulusan-lulusan yang tidak hanya memiliki orientasi sebagai job seeker namun job maker atau yang kita sebut wirausaha.Penciptaan lulusan perguruan tinggi yang menjadi seorang wirausahawan tidak serta merta mudah untuk dilaksanakan.Kalangan terdidik cenderung menghindari pilihan profesi ini karena preferensi mereka terhadap pekerjaan kantoran lebih tinggi Preferensi yang lebih tinggi didasarkan pada perhitungan biaya yang telah mereka keluarkan selama menempuh pendidikan dan mengharapkan tingkat pengembalian (rate of return) yang sebanding.

Impian adalah ambisi dari dalam diri manusia yang menjadi penggerak untuk maju.Impian merupakan hasrat yang akan menggerakkan manusia untuk mewujudkannya. Duniaini bertumbuh dengan peradaban yang lebih tinggi dan teknologi yang lebih hebat itu berkat impian orang-orang besar.Orang-orang besar itu adalah para pemimpi.Orang-orang yang tidak mempunyai impian, seperti orang yang naik angkot jurusan kemana saja sehingga waktu hidup orang yang tidak memiliki impian sangat tidak efektif.Orang yang tidak memiliki impian, memiliki hasrat atau kegigihan yang mudah sekali pudar, sehingga mereka dengan mudah mengubah impian mereka menjadi sangat sederhana.Padahal, impian yang besar mempunyai kekuatan yang besar pula. Orang-orang yang berhasil mencatat nama dalam sejarah rata-rata mempunyai ciri khas yaitu selalu mampu memperbarui impian mereka.

Impian akan mempengaruhi pikiran bawah sadar seseorang. Bahkan impian dapat menjamin keberhasilan, karena senantiasa menjadi sumber motivasi hingga mencapai tujuan atau menggapai tujuan selanjutnya. Dorongan motivasi itulah yang akan menggerakkan tubuh dan mengatur strategi yang harus ditempuh, misalnya bagaimana mencari informasi dan menjalin komunikasi maupun bekerjasama dengan orang lain.

Nelson Mandela, sebelum menjadi Presiden Afrika Selatan, ia harus berjuang untuk sebuah impian negara Afrika Selatan yang berdaulat. Untuk itu ia menghadapi tantangan teramat berat. Impian selalu memotivasi Nelson Mandela untuk tetap berjuang, meskipuniaharus merelakan sebagian besar waktunya dibalik terali besi.Impian merupakan sumber semangat bagi Nelson, hingga Afrika Selatan benar-benar merdeka.Sebenarnya, setiap orang dapat memperbarui nilai dan menyempurnakan jati diri dengan kekuatan impian. Sehingga jangan takut untuk bermimpi akan hal-hal yang besar, sebab impian menimbulkan hasrat yang kuat untuk meraihnya. Impian mampu berperan sebagai sumber motivasi, yang membangkitkan ambisi dan optimisme, sehingga mampu melampaui semua rintangan dan kesulitan.

Impian menjadikan manusia penuh vitalitas dalam bekerja.Impian itu sendiri sebenarnya merupakan sumber energi menghadapi tantangan yang tidak mudah. Menurut Anais Nin, “Hidup ini mengerut atau berkembang sesuai dengan keteguhan hati seseorang”. Terdapat empat tips sederhana dalam menjadikan impian sebagai sumber energi kita, yaitu disingkat dengan kata PLUS, yaitu; percaya, loyalitas, ulet dan sikap mental positif.

Rasa percaya menjadikan seseorang pantang menyerah, meskipun mungkin orang lain mengkritik atau menghalangi. Kepercayaan itu juga membentuk kesadaran bahwa manusia diciptakan di dunia ini sebagai pemenang.Tips yang kedua adalah loyalitas atau fokus untuk merealisasikan impian.Untuk mendapatkan daya dorong yang luar biasa, maka tentukan pula target waktu.

Tips yang ketiga adalah ulet.Sebuah impian menjadikan seseorang bekerja lebih lama dan keras. Sedangkan tips yang ke empat adalah sikap mental positif. Seseorang yang mempunyai impian memahami bahwa keberhasilan memerlukan pengorbanan, kerja keras dan komitmen, waktu serta dukungan dari orang lain. Oleh sebab itu, mereka selalu bersemangat mengembangkan kemampuan tanpa henti dan mencapai kemajuan terus menerus hingga tanpa batas.Impian yang sudah menjadi nafas kehidupan merupakan daya dorong yang luar biasa.

Seorang Entrepreneur memang sedikit berbeda dibanding dengan orang biasa. William Bygrave membuat daftar 10 D sebagai ciri kewirausahaan, yaitu:

  1. Dream (Mimpi): Wirausahawan memiliki visi atas masa depan seperti apa yang mereka dan usaha mereka ingin hadapi. Dan, lebih penting lagi, mereka memiliki kemampuan mengimplementasikan mimpi mereka.
  2. Decisiveness (Ketegasan): Mereka tidak pernah menangguh-nangguhkan waktu. Mereka membuat keputusan dengan cepat. Kecepatan mereka merupakan faktor kunci kesuksesan mereka.
  3. Doers (Pelaku): Sekali mereka menentukan suatu jenis tindakan, mereka melaksanakannya secepat mungkin.
  4. Determination (Determinasi): Mereka mengimplementasikan usaha mereka dengan komitemn total. Mereka jarang menyerah, bahkan pada saat menjumpai kesulitan yang tampaknya tidak mungkin diatasi.
  5. Dedication (Dedikasi): Mereka berdedikasi total terhadap bisnisnys, kadangkala mengorbankan hubungan mereka dengan kawan atau keluarganya. Mereka bekerja tak kenal lelah. Dua belas jam sehari dan tujuh hari seminggu bukan merupakan hal yang tidak biasa bagi seorang wirausahawan yang memperjuangkan tinggal landas bagi usahanya.
  6. Devotion (Pengabdian): Wirausahawan mencintai apa yang dikerjakannya. Rasa cinta inilah yang menahan mereka ketika usaha mereka mendapat kesulitan. Dan rasa cinta akan produk atau jasa merekalah yang menyebabkan mereka sangat efektif dalam menjualnya.
  7. Details (Cermat): Dikatakan bahwa setan berdiam dalam rincian. Tidak ada yang lebih tepat menggambarkannya daripada saat memulai dan meningkatkan bisnis. Wirausahawan harus menguasai rincian yang bersifat kritis.
  8. Destiny (Nasib): Mereka ingin bertanggung jawab atas nasib mereka sendiri daripada bergantung kepada seorang atasan.
  9. Dollars (Uang): Menjadi kaya bukanlah motivator utama bagi seorang wirausahawan. Uang lebih berarti sebagai ukuran kesuksesannya. Mereka menganggap jika mereka sukses, mereka akan diberi penghargaan.
  10. Distribute (Distribusi tugas): Wirausahawan mendistribusikan kepemilikan bisnisnya kepada karyawan kunci yang merupakan faktor penting bagi kesuksesan bisnisnya.

MATERI: E-COMMERCE

Penjelasan mengenai bagaiamana memasarkan produk di Tokopedia dan Bukalapak.

IMG_3807

Dosen KK SEE yang terlibat: Sisca Eka Fitria, Astri Ghina, Ratna L Nugroho

ComService: Pelatihan Manajemen ICT Pada UMKM Kabupaten Bandung

Implementasi dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat tentang PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DIGITAL MARKET: MENGGALI POTENSI UTAMA BISNIS MENGHADAPI GLOBALISASI EKONOMI MELALUI KANVAS MODEL BISNIS DI UMKM KABUPATEN BANDUNG dilaksanakan dalam satu hari yaitu pada tanggal 10 Mei 2016 bertempat di Ruang rapat dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Telkom.

Peserta pelatihan adalah para pelaku UMKM yang berada di Kabupaten Bandung . Jumlah peserta yang diundang sebanyak 30 orang, sedangkan yang hadir sebanyak 24 orang dengan rincian nama dan Jenis Usaha sebagai berikut  :

                          Daftar Peserta Pelatihan

No. Nama Jenis Usaha
1. H. Yeyet Sukayat Koperasi Nukita
2. Sri Hazani Kuliner
3. Novia Tiara W Handy craft, Asesoris, Pajangan
4. Ridwan Nurdin Limbah Besi
5. Septian P.Tama Kuliner
6. Agit WS Makanan
7. Ariyani Istiyana M Makanan
8. Nuni Kartini Makanan
9. Siti Laela Sari Busana Muslim
10. Dedi Rahmat Handy Craft
11. Sueb Aksan Bayam
12. Siti Pelitawati Busana muslim
13. Irawansyah Lukisan
14. Asep Husen Wayang Kecil
15. Dewi Sariningsih Cake dan Cookies
16. Intan Dumilah Lukisan
17. Dadan Kuswadania Brownies Ketan
18. Syswandi Handy Craft
19. Akmad Sukmana Akar Wangi
20. Erwin Jonari Konveksi
21. Yusef Nurjaman Busana Muslim
22. Asep Indra Pendamping UMKM
23. Aang Setia Pendamping UMKM
24. Irma Rahmania TKM

Pelaksanaan Kegiatan

Waktu Kegiatan Penanggung Jawab
08.00 – 08.30 Registrasi Khusni Muhammad
08.30 – 09.00 Pembukaan Lia Yuldinawati
09.00 – 09.30 Tour Gedung FEB Gilang Yudha Andriko
9.30 – 12.00 Materi Kanvas Model Bisnis Dini T Alamanda
12.00 – 13.00 ISHOMA
13.00 – 14.00 Materi Praktek Membuat Kanvas Model Bisnis Dini T Alamanda
14.00 – 14.30 Penutupan Lia Yuldinawati

IMG-20160510-WA0016

IMG-20160510-WA0004

Dosen KK SEE yang terlibat: Yuhana Astuti, Lia Yuldinawati, Dini T Alamanda

Expert Round Table: Refleksi Strategi Bisnis Fixed Broadband dan Problematikanya

IMG-20160503-WA0011

IMG-20160503-WA0015

Kegiatan Expert Round Table ini dilaksanakan pada:

Hari/Tanggal                           :   Selasa, 3 Mei 2016

Waktu                                     :   13.30 s.d 15.30

Tempat                                   :   Ruang Rapat Tengah Lt 2 Gd. Missou

Pembicara                                :   Bpk. Revolin S. Nasution

Moderator                               :   Fajar Sidik Prabowo, MBA

Tema                                       :   Refleksi Strategi Bisnis Fixed Broadband dan Problematikanya

Kegiatan diskusi pakar adalah sarana penunjang yang baik untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan seorang dosen. Begitu pula bagi para dosen yang berada di KK Strategy, Entrepreneurship and Economics (KK SEE) Fakultas Ekonomi dan Bisnis – Universitas Telkom. Arah kegiatan tridharma dari KK SEE selalu dikaitkan dengan konvergensi ICT agar selalu selaras dengan visi misi Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

Expert Round Table (ERT) adalah kegiatan diskusi pakar pertama yang diselenggarakan KK SEE yang melibatkan praktisi dan akademisi. Agenda pertama ERT mempunyai tema “Refleksi Strategi Bisnis Fixed Broadband dan Problematikanya” yang menghadirkan Bapak Revolin S. Nasution (Mantan EGM Divisi Broadband) yang sekarang menjabat sebagai Deputi EVP Divre III.

Fixed broadband merupakan lini bisnis andalan Telkom Indonesia di masa depan. Hal ini disebabkan ketergantungan Telkom Indonesia terhadap pendapatan atas lini bisnis mobile service yang diusung Telkomsel masih sangat besar yaitu sekitar 70%. Padahal di sisi lain, mobile service dipandang sudah mendekati titik jenuh (saturated) dengan potensi inovasi layanan yang menurun karena keterbatasan teknologi. Ketergantungan terhadap satu lini bisnis ini membuat Manajemen Telkom bergerak mencari harapan pertumbuhan yang baru. Bila tidak, Telkom sebagai induk perusahaan yang menopangkan masa depannya pada lini bisnis Telkomsel akan perlahan-lahan tenggelam. Di sanalah, layanan fixed broadband menjadi harapan pertumbuhan Telkom yang baru.

Sebagai sebuah teknologi, fixed broadband yang didukung oleh teknologi fiber optic to the home (FTTH) memiliki kecepatan akses data (minimal 10 mbps) yang jauh melampaui mobile technology. Salah satu layanan inovatif dari teknologi fixed broadband adalah Indihome. Indihome merupakan layanan triple play (voice, data, dan IPTV) yang merupakan evolusi lanjutan dari Speedy yang sebelumnya memiliki reputasi yang kurang baik di pasaran.Layanan Indihome ini memiliki potensi inovasi layanan, dan oleh karenanya potensi bisnis, yang tidak terbatas. Sebagai contoh, salah satu layanan inovatif yang akan diluncurkan berbasis layanan Indihome di masa depan adalah digital home (rumah pintar). Didukung dengan perkembangan 4K technology, komunitas pengembang konten kreatif (over the top services), dan jaringan infrastruktur yang kuat, keunggulan fixed broadband dalam menciptakan layanan inovatif tidak akan mampu ditandingi oleh provider-provider sejenis.

Secara umum, kegiatan Expert Round Table ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan wawasan civitas akademisi mengenai bisnis fixed broadband yang dilakukan oleh PT. Telkom Indonesia. Selain itu tujuan lainnya adalah:

  • Untuk mendiskusikan perubahan apa saja yang telah dan harus Telkom hadapi kaitannya dengan bisnis fixed broadband
  • Untuk mengidentifikasi poin-poin kunci keberhasilan Telkom dalam menjalankan bisnis fixed broadband

Peserta Expert Round Table  yang akan diselenggarakan oleh FEB adalah dosen atau pakar atau perwakilan dosen dari setiap KK yang berada dibawah naungan FEB. Daftar peserta antara lain:

  1. Dodie Tricahyono, Ph.D (Dekan FEB, Ketua sub KK Strategic Management and Decision Making)
  2. Lia Yuldinawati, MM (Wakil Dekan 2 FEB, Perwakilan sub KK Start Up and Small Bisnis Development)
  3. DR.Gadang Ramantoko (Pakar Strategi)
  4. Indrawati, Ph.D (Perwakilan KK ICT-Based Management)
  5. Tri Djatmiko, MBA (Perwakilan sub KK Strategic Management and Decision Making)
  6. Fajar Sidiq Prabowo., MBA
  7. Dini Turipanam Alamanda, STp., MSM
  8. Soeparwoto, MM
  9. H.A Romadhon
  10. Hani Gita Ayuningtyas

 

Hani Gita Ayuningtyas

Abdullah

HANI GITA AYUNINGTIAS S.Psi., M.M

Personal Information

NIP/ NIDN             :14871499-1/ 0407128701

HP                          :0813-9548-4471

email                      : hanigita@gmail.com

Google Scholar       :hanigita.telkomuniversity@gmail.com

Educational Background

– MM (Universitas Padjadjaran)

– S.Psi (Universitas Kristen Maranatha)

Research Area

Human Capital and Talent Management: Performance Management, Workforce Planning

Publications

  • Human Capital Development in ICT Industry in  Indonesia: A Conceptual Model
  • Measuring The Effectiveness Of Government Communication On Bandung
    Smart City (The Study On @Ridwankamil Twitter Account During The
    Period Of 16 September 2013 To 31 July 2015). http://www.iosrjournals.org/iosr-jhss/papers/Vol.%2021%20Issue4/Version-4/K0214047279