Research Areas Sub KK SMDM

There are 12 areas of research in Sub KK SMDM, namely:

  1. Cooperative Strategies < D1> Fokus pada isu-isu yang berkaitan dengan strategi kooperatif pada fungsional,  bisnis, perusahaan, grup dan analisis tingkat jaringan. Contohnya untuk menjawab:
    • How do competitive, corporate, growth and innovation strategy decisions influence cooperative strategies?;
    • Under what conditions does reliance on cooperative strategies rather than organic growth or mergers and acquisitions increase the likelihood of success?;
    • What differences exist in the emergence, negotiation, management and termination of cooperative strategies involving dyads versus multi-party collaborations and networks?;
    • How do actors leverage relational, structural, and organizational attributes of networks to shape organizational behavior and outcomes of cooperative arrangements?
  2. Strategic Human Capital <D2>. Fokus pada penelitian yang menyikapi peran human capital  dalam kinerja perusahaan. Contohnya untuk menjawab:
    • How can firms purposefully create valuable firm-level human capital heterogenenity?
    • What are the mechanisms that link human capital to firm-level outcomes?
    • How do firms best manage the value appropriation challenges presented by “star” employees?
    • What factors explain differences in human capital productivity within industries?
  3. Stakeholder Strategy <D3> Mencakup perspektif multi-stakeholder dari strategi perusahaan, pendahulunya, batas-batasnya, peran, dan nilai-nilai, dan bentuk yang beragam dari dampak dan kinerja. Contohnya untuk menjawab:
    • How do competitive, corporate, growth and innovation strategy decisions influence the effectiveness of stakeholder engagement and sustainability oriented strategies and practices?
    • How do stakeholder engagement and sustainability oriented strategies and practices influence the effectiveness of competitive, corporate, growth and innovation strategies?
    • How can firms attempting to satisfy a plurality of stakeholder interests compete and/or cooperate effectively with like-minded firms as well as with traditional competitors?
  4. Competitive Strategy <D4>. Fokus pada penelitian mengenai  perusahaan dan interaksi di dalamnya dari waktu ke waktu. Contohnya untuk menjawab:
    • what are the dimensions and drivers of business performance? ;
    • How do businesses interact with one another and with their environment?
    • What is the nature and effect of these interactions? What is competitive advantage?
    • How can firms build and maintain a competitive advantage in a changing world?
    • What role do resources and capabilities play in shaping firms and industries over time? How do groups and clusters of firms arise and what are their effects?
  5. Strategy Process <D5>. Fokus pada faktor-faktor yang mengatur pembentukan strategi di grup, fungsional, perusahaan, dan analisis tingkat jaringan . Meliputi: the micro-practices of strategy making, the development of strategic initiatives, idea generation and creativity in strategy, the role of chance events, capability development and the role of emotions in strategy
  6. Entrepreneurship & Strategy <D6>. Fokus pada perilaku kewairausahaan baik pada usaha baru maupun pada perusahaan yang sudah established. Contohnya untuk menjawab:
    • How can we strengthen the theorizing on entrepreneurial activity?
    • How does a focus on innovation and entrepreneurship differ from other theories on competitive advantage?;
    • What are the appropriate research methods for a scientific study of the entrepreneurial process?;
    • What is the role of strategy in a new venture firm and how does it differ from that in an established firm?
  7. Strategic Leadership Governance <D7>. Membentuk atau dibentuk dengan strategi perusahaan dan kinerja dalam berbagai konteks kelembagaan dan peraturan. Contohnya untuk menjawab:
    • How does strategic leadership and governance in shaping strategy and performance?;
    • To what extent are firms reflections of their top managements, boards, and owners?
    • How does the firm’s performance, strategy, and external context shape strategic leadership and governance?
    • How does strategic leadership and governance shape ethical and socially responsible behavior?
    • What are the reciprocal relationships between strategic leadership and governance and stakeholders?
  8. Behavioral Strategy <D8>. Mempopulerkan penelitian yang menerapkan psikologi kognitif dan sosial dalam konteks manajemen strategis dan praktek. Meliputi area penelitian: Bounded rationality in competitive markets, Cognition and decision making; cognitive biases and heuristics, Cognitive schema and management perception, Individual and collective beliefs and ideologies, Prospect theory, reference points, and risk-taking, Emotions, motivations, personalities, and pathologies, The psychology of bargaining and organizational politics, Anomalies in strategic learning, The social psychology of group decision making
  9. Strategy Practice <D9>. Meliputi segala kegiatan, metode dan alat yang digunakan dalam perbuatan strategi dan bagaimana ‘strategy work’ yang dikaitkan dengan outcome organisasi. Contohnya untuk menjawab:
    • What does ‘strategy work’ involve? Who is involved in the doing of strategy?;
    • What impact do strategizing activities have on firm performance?;
    • How do individual strategists and their teams shape strategy and firm performance?;
    • What is their role in the development and leverage of firm’s resources, capabilities and processes?
  10. Knowledge & Innovation <D10>. Fokus pada bagaimana manajer dapat dengan usaha terbaiknya memanfaatkan basis pengetahuan organisasi mereka dalam rangka membangun keunggulan kompetitif bagi perusahaan mereka. Contohnya untuk menjawab:
    • What is organizational knowledge?;
    • Where does it reside?;
    • How does organizational learning take place and how does it feed into knowledge?;
    • What is the link between learning and innovation?;
    • How is knowledge shared and transmitted within and among organizations?
    • How can knowledge, learning, and innovation be managed better?
  11. Global Strategy <D11>. Secara eksplisit berkaitan dengan dampak yang mengembangkan kekuatan budaya, sosial, ekonomi, teknologi, lingkungan, dan politik global
  12. Corporate Strategy <D12>. Mencakup keputusan, tindakan dan hasil terkait dengan portofolio organisasi dari lini bisnis. Contohnya untuk menjawab: vertical integration, mergers and acquisitions, divestitures, corporate diversification strategy/organization, implementation and performance.

88

Research Areas Sub KK HCTD

There are 4 areas of Research in Sub KK HCTD, namely:

  1. Strategic Allignment <C1> Meliputi Human Capital Strategic Planning, Human Capital Policy
  2. Workforce Planning <C2>. Meliputi Work Place Culture – High Performing Organization, Key Performance Indicators
  3. Performance Management <C3>. Meliputi Organizational Design & Position Management
  4. Talent Management <C4>. Meliputi Knowledge Management, Leadership Development, Learning Organization-Plan, Talent Acquisition/ Retention, Competency Management77

Research Areas Sub KK SSBD

There are 13 research areas in sub KK SSBD, namely:

  1. Creative Thinking and Innovation <B1>. Memahami bagaimana menjadi kreatif dan bagaimana inovasi dan berpikir lateral*) terjadi, yang menjadi langkah penting pertama dalam membangun kapasitas kreatif organisasi. Hal tersebut perlu didukung dengan menggunakan teknik yang menunjukkan bagaimana seseorang menjadi kreatif dan bagaimana membuat inovasi dalam dunia nyata. *) menitik beratkan kepada perubahan konsep dan persepsi
  2. Entrepreneurial Competencies <B2>. Karakteristik kunci yang harus dimiliki oleh pengusaha sukses untuk melakukan fungsi kewirausahaan secara efektif
  3. Small Business (UMKM) <B3>. Usaha Kecil dan Menengah disingkat UKM adalah sebuah istilah yang mengacu ke jenis usaha kecil yang memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp 200.000.000 tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha. Dan usaha yang berdiri sendiri. Menurut Keputusan Presiden RI no. 99 tahun 1998 pengertian Usaha Kecil adalah: “Kegiatan ekonomi rakyat yang berskala kecil dengan bidang usaha yang secara mayoritas merupakan kegiatan usaha kecil dan perlu dilindungi untuk mencegah dari persaingan usaha yang tidak sehat.
  4. Ecopreneurship <B4>. Konsep yang muncul dan dianggap bisa menjadi cara berbisnis yang lebih ramah lingkungan, mengoptimalkan peran manusia untuk memperluas pasokan sumber daya alam dan peningkatan kualitas lingkungan
  5. Social Entrepreneurship <B5> Usaha memanfaatkan teknik bisnis untuk mencari solusi masalah-masalah sosial. Konsep ini dapat diterapkan untuk berbagai organisasi dengan ukuran, tujuan, dan keyakinan yang berbeda
  6. Religion Entrepreneurship <B6> Proses kewirausahaan berdasarkan perspektif agama. Agama merupakan salah satu faktor penting pembentuk proses kewirausahaan dan pengaruh terhadap perilaku berwirausaha (Dana, 2009)
  7. Youth Entrepreneurship <B7>. Aplikasi praktis dari kualitas enterprising seperti inisiatif, inovatif, kreatif dan pengambilan resiko dalam lingkungan kerja (baik untuk pemilik maupun karyawan di start-up company menggunakan skil yang sesuai dan dibutuhkan lingkungan dan budayanya. Yang dimaksud pengusaha muda adalah individu dengan kriteria usia maksimal 30 tahun dan sudah memulai usahanya yang dipicu dari factor yang beragam, termasuk keinginan untuk menjadi bos untuk diri sendiri, memiki control atas pekerjaan dan kehidupan mereka sendiri, menyediakan produk dan layanan yang inovatif dan atau kompetitif, dan memperoleh penghasilan tambahan.
  8. Entrepreneurial Psychology <B8>. Seorang pengusaha bakat / kepribadian / karakter dapat memprediksi keberhasilan atau kegagalan bisnis, terutama perusahaan baru, penting bagi pengusaha untuk menilai dan memahami bakat yang melekat pada mereka
  9. Entrepreneurship Education <B9>. Semua kegiatan yang bertujuan untuk memupuk pola pikir kewirausahaan, sikap dan keterampilan dan mencakup berbagai aspek seperti pembentukan ide, start-up, pertumbuhan dan inovasi baik dalam konteks pendidikan formal maupun non formal
  10. Technopreneurship <B10>. Kewirausahaan dalam konteks teknologi intensif. Ini adalah proses penggabungan proses teknologi dan bakat serta keterampilan kewirausahaan
  11. Woman Entrepreneurship <B11>. Proses di mana wanita mengatur semua faktor-faktor produksi, Mengambil risiko, dan menyediakan lapangan kerja untuk orang lain
  12. Corporate Entrepreneurship <B12>. Orang-orang dalam suatu organisasi yang menjadi inovatif, berani mengambil risiko, otonom, kompetitif, agresif dan pro-aktif (Lumpkin& Dess, 1996). Hal ini juga memerlukan niat, membina, meluncurkan dan mengelola bisnis baru bagi perusahaan (Wolcott & Lippitz, 2007)
  13. Family Business <B13>. Setiap bisnis di mana dua atau lebih anggota keluarga yang terlibat dan sebagian kepemilikan atau kontrol terletak dalam sebuah keluarga. Bisnis keluarga yang dimiliki mungkin bentuk tertua dari organisasi bisnis. (http://www.inc.com)

66

Research Areas Sub KK EPS

 

There are 4 areas of Research in KK EPS, namely:

  1. Macroeconomics and Policy Impact Assessment <A1>. Kebijakan makroekonomi mempengaruhi dan berkontribusi pada pencapaian yang cepat, pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan yang bertujuan untuk mengurangi kemiskinan dalam berbagai cara
  2. Industrial Organization and Corporate Development <A2>. Tindakan kompetisi dan ukuran-konsentrasi perusahaan dalam industri serta mengacu pada perencanaan dan pelaksanaan berbagai strategi untuk memenuhi tujuan organisasi tertentu
  3. Profit Cycle, Corporate Social Responsibility, and Public Welfare <A3>
  4. Corporate Governance & Business Ethics <A4>

55